Capaian Pemanfaatan Program Cek Kesehatan Gratis di Tulungagung Masih 25 Persen

Kadis Kesehatan Tulungagung Desi Lusiana Wardani.
Sumber :
  • Madchan Jazuli.

Tulungagung, VIVA Jatim-Angka pemanfaatan masyarakat terhadap program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Tulungagung masih rendah yakni baru 25 persen. Hal masih sangat rendah dibandingkan target secara nasional di masing-masing kabupaten/kota.

img_title 68 Survivor Pasien Pascaoperasi Ikut Lari di SOHM 2026 Surabaya

Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Desi Lusiana Wardani mengakui pencapaian CKG di Kabupaten Tulungagung saat ini masih jauh dari target nasional. Dari target sebesar 46 persen dari total jumlah penduduk, realisasi di lapangan baru menyentuh angka 25 persen.

"Masih ada selisih sekitar 21 persen yang harus kita genjot. Target kita adalah sekitar 500 ribu jiwa dari total 1,1 juta penduduk Tulungagung. Oleh karena itu, program nasional ini harus kita dukung dan laksanakan sepenuhnya," ujar Desi usai melakukan sosialisasi Germas di Crown Victoria Hotel, Selasa, 3 Maret 2026.

img_title Rail Clinic dan Rail Library KAI Hadir di Cerme Gresik, Warga Dapat Layanan Gratis

Target nasional CKG tahun 2026 difokuskan pada perluasan layanan ke seluruh kabupaten/kota dengan jangkauan 136 juta warga atau 46 persen penduduk. Program ini bukan hanya skrining, melainkan juga menyasar penanganan langsung di Puskesmas dan faskes, dengan fokus pada deteksi dini hipertensi, diabetes, dan obesitas bagi usia 0-6 tahun dan 18 tahun keatas.

Ia mengapresiasi salah satu kegiatan dari DPR RI Komisi IX dan Poltekes terkait dengan gerakan masyarakat untuk hidup sehat. Karena Dinkes Tulungagung sendiri belum bisa mengumpulkan orang sebanyak ini.

img_title Hasil CKG Anak Sekolah di Kota Malang, Kesehatan Mental Masuk Enam Besar Temuan Kasus

"Ini sangat bagus bagi saya karena saya langsung bertemu dengan ratusan orang orang secara langsung. Di tengah-tengah istilahnya kami sendiri justru tidak bisa mengumpulkan sekian banyak orang," katanya.

Ia menambahkan Germas memiliki tema bermacam-macam. Ia mengaku sudah sering melakukan sosialisasi dengan tema yang berbeda-beda. Dan hari ini tentang cek kesehatan gratis.

"Sehingga sebisa mungkin saya itu selalu hadir sendiri. Kalau ada kesempatan untuk bertemu dengan masyarakat langsung," bebernya.

Perempuan asli Kecamatan Bandung ini menambahkan Germas memiliki tema yang beragam. Namun, sosialisasi kali ini difokuskan pada pentingnya Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah preventif menghadapi penyakit tidak menular.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini, masyarakat yang hadir dapat menjadi agen perubahan. Desi mengimbau agar warga mulai bersedia mendatangi Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan secara mandiri serta mengajak keluarga maupun tetangga sekitar.

Halaman Selanjutnya
img_title