Tampung Aspirasi Pendamping PKH, Ini Respons Cepat Said Abdullah

Plt, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, MH. Said Abdullah
Sumber :
  • Viva Jatim/Nur Faishal

JatimPlt Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim MH Said Abdullah cepat merespon aspirasi para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Respon cepat itu dia lakukan setelah mendengar langsung aspirasi yang disampaikan koordinator pendamping PKH se-Jatim di Hotel Wyndham Surabaya, Jumat pekan lalu.

PDIP Jatim Bakal Umumkan Bacagub Jatim Minggu Depan

Salah satu aspirasi mereka adalah soal status kerja pendamping PKH. Meski sudah belasan tahun mengabdi sebagai pendamping PKH, mereka masih belum berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Merespon aspirasi para pendamping PKH, Said Abdullah mengatakan, telah berkomunikasi dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri PAN RB Abdullah Anwar Anas.

PDIP Jatim Bangga Mahfud Punya Jiwa Besar dengan Mundur di Pilkada Bangkalan

“Hasil komunikasi kami dengan Bu Risma dan Mas Anas usulan agar kawan kawan Pendamping PKH bisa menjadi pegawai PPPK telah diusulkan, dan tinggal menunggu keputusan Rapat Kabinet Terbatas,” ungkap Said Abdullah dalam keterangannya di Surabaya, Senin (20/2/2023). 

“Kita tunggu, semoga tidak lama lagi ada kabar baik atas aspirasi kawan-kawan para pendamping PKH, saya akan segera update atas hal tersebut,” sambung politisi senior asal Sumenep Masura tersebut.

Nama Risma Mencuat di Pilgub, Hasto PDIP: Semua untuk Kemajuan Jatim

Pria yang juga menjabat Ketua Badan Anggaran DPR RI ini menyebut, untuk tahun ini lebih dari Rp 400 triliun dialokasikan APBN untuk berbagai program pengentasan kemiskinan. Yang mana hal itu merupakan bagian dari tugas ideologis PDI Perjuangan. 

Bahkan lebih dari Rp 600 triliun belanja APBN untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan rakyat. “Harusnya bisa memperbaiki nasib rakyat kita, terutama dari kalangan rumah tangga miskin,” ujar Said.

Halaman Selanjutnya
img_title