Gasmi Tulungagung Gelar Gasmi Cup III 2023 se-Keresidenan Kediri untuk Menjaring Bibit Atlet 

Pamflet Gasmi Cup III di Tulungagung
Sumber :
  • Viva Jatim/Madchan Jazuli

Jatim – Gerakan Aksi Silat Muslim Indonesia (GASMI) salah satu perguruan silat yang sangat terkenal di kalangan pesilat Nahdlatul Ulama, bakal mengadakan Gasmi Cup III 2023 se-Karisidenan Kediri. Salah satu tujuan untuk menjaring bibit-bibit atlet regional, nasional hingga internasional.

Pagar Nusa dan Masyarakat di Sumenep Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya

Pembina Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Tulungagung, Mochammad Ubaidillah Suwito mengungkapkan kejuaraan tersebut sudah berjalan 2 kali. Banyak atlet pencak silat yang moncer pasca menyabet juara dalam Gasmi Cup yang diadakan di Padepokan Gasmi Tulungagung. 

"Alhamdulillah penyaringan kejuaraan atau atlet ini ada yang ikut sampai tingkat provinsi, nasional, bahkan atlet putri, Ananda Kanaya, yang pernah ikut di kejuaraan tingkat internasional disekolahkan oleh negara," beber Mochammad Ubaidillah Suwito saat dikonfirmasi, Senin 26 Desember 2022.

Mengenal Sunarko Sodrun Tulungagung, Penulis Sastra Jawa yang Terima Penghargaan Kemendikbud

Mbah Wito, sapaan akrabnya, mengungkapkan gelaran Gasmi Cup III ini dalam rangka Harlah Gasmi sekaligus PSNU Pagar Nusa yang bertepatan di bulan Januari, yakni mulai 27-29 Januari 2023 mendatang di Padepokan Gasmi Tulungagung.

Mbah Wito menginginkan pertama adalah inisiatif kejuaraan ini untuk menyaring atlet guna meningkatkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, Mbah Wito menyebutkan even seperti ini harus sering diadakan. Karena untuk mengurangi perkelahian liar di kalangan pendekar.

Siswa Tulungagung Ini Juara II Kejuaraan Paralayang Euro Asia Championship

Santri abdi ndalem Almaghfurlah KH Maksum Jauhari Lirboyo Kediri ini mengatakan ada faktor seorang pesilat melakukan tindak anarkis. Salah satunya tidak ada ajang untuk tarung dan ajang adu ketangkasan yang menjadi penyaluran terarah. Sehingga, diadakan kejuaraan-kejuaraan menekan adanya gerakan maupun aksi brutal di jalan.

"Insyaallah jadi anak didik atau santri dari Pagar Nusa Gasmi dan yang lain akan mengurangi daripada perkelahian liar di jalanan," terangnya.

Halaman Selanjutnya
img_title