Deretan Pengacara Pembela Palestina di Mahkamah Internasional

Para pengacara Afrika Selatan yang bela Palestina
Sumber :
  • Viva.co.id

Surabaya, VIVA Jatim – Sidang perdana aksi genosida Israel terhadap warga Palestina telah dimulai pada Kamis kemarin, 11 Januari 2024. Diketahui, kasus ini diajukan oleh Afrika Selatan pada November 2023 lalu.

img_title Cak Sholeh Meninggal, Aktivis Ojol Kenang Jasa Almarhum Bela Tanpa Bayaran

Dikutip dari VIVA, Jumat, 12 Januari 2024, kasus yang diajukan oleh Afrika Selatan ini menjadi preseden pertama di ICJ terkait dengan pengepungan di Jalur Gaza, di mana lebih dari 23.000 orang telah terbunuh sejak 7 Oktober, hampir 10.000 di antaranya adalah anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza.

Dalam pengajuan setebal 84 halaman, Pretoria menuduh Israel melakukan genosida yang bertentangan dengan Konvensi Genosida PBB tahun 1948, yang mana Afrika Selatan dan Israel menjadi negara yang menandatangani perjanjian genosida tersebut.

img_title Advokat Sholeh yang Mempopulerkan No Viral No Justice Meninggal

Negara-negara yang menandatangani perjanjian ini mempunyai hak kolektif untuk mencegah dan menghentikan kejahatan tersebut.

Afrika Selatan menunjuk para pengacara dan tim hukum internasional yang ahli dibidangnya, untuk membela Palestina.

img_title Menko Yusril Ungkap Kendala Indonesia Bebaskan WNI yang Ditangkap Israel di Laut Internasional

John Dugard, mantan pelapor khusus PBB mengenai hak asasi manusia di wilayah pendudukan Palestina memimpin tim hukum Afrika Selatan, melansir laporan TRT Afrika, Jumat, 12 Januari 2024.

Dugard, yang dipandang sebagai salah satu pakar hukum internasional terkemuka di Afrika Selatan, memiliki pengalaman di ICJ, pernah menjabat sebagai hakim ad hoc pada tahun 2008.

Dugard dengan keras mengkritik tindakan Israel, dengan mengatakan bahwa “Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, kabinet perangnya, dan banyak anggota tentara Israel bertanggung jawab atas tindakan kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan dan, mungkin, kejahatan genosida.”

Anggota tim hukum Afrika Selatan lainnya termasuk penasihat senior Adila Hassam, Tembeka Ngcukaitobi, seorang advokat dari Johannesburg Bar, dan pengacara internasional Max Du Plessis.

Tim tersebut juga terdiri dari pengacara Tshidiso Ramogale, Sarah Pudifin-Jones dan Lerato Zikalala, sementara pengacara Irlandia Blinne Ni Ghralaigh dan pengacara Inggris Vaughan Lowe memberikan penasihat eksternal.

Pada Jumat, 12 Januari 2024, giliran Israel yang akan menyampaikan pendapat mereka di hadapan Mahkamah Internasional.

Artikel ini telah tayang di VIVA.co.id dengan judul Keren! Ini Para Pengacara dari Pihak Afrika Selatan yang Bela Palestina di Mahkamah Internasional