Mahasiswi Unesa Surabaya Asal Sumenep Tewas Terjatuh dari Lantai 3

Kapolsek Lakarsantri berbincang dengan penghuni kosan lain
Sumber :
  • Mokhamad Dofir / Viva Jatim

Surabaya, VIVA Jatim – Mahasiswi Universitas Negeri Surabaya asal Kabupaten Sumenep, Milza Dwifahira (20) dilaporkan tewas setelah terjatuh dari lantai tiga rumah kos yang berada di Jalan Lidah Wetan V, Lakarsantri, Kota Surabaya.

img_title Mengenal ORF Porong Pertagas OEJA, Pengendali Distribusi Gas dari Pagerungan ke Konsumen di Jatim

Kepala Kepolisian Sektor Lakarsantri Komisaris Polisi Akhyar mengatakan, usai terjatuh korban langsung dilarikan ke rumah sakit National Hospital Surabaya, namun nahas nyawanya tak tertolong.

"Korban meninggal di rumah sakit National Hospital sekitar pukul 13.00 WIB [Kamis, 11 Januari 2024] siang," kata Akhyar kepada Viva Jatim, Jumat 12 Januari 2024.

img_title 3.160 Maba Untag Surabaya Diminta Siapkan Karier Sejak Hari Pertama Kuliah

Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab korban terjatuh dari lantai tiga hingga meninggal dunia.

"Masih kita selidiki penyebabnya," lanjut Akhyar.

img_title National Hospital Surabaya dan DBS Kerjasama Hadirkan Layanan Kesehatan Premium Nasabah

Sejumlah barang bukti pun diamankan dari lokasi kejadian, diantaranya lembaran fiber glass yang runtuh diduga akibat tak sengaja diinjak korban. Media berbahan plastik itu diletakkan pada lantai untuk menutupi lubang karena rumah kos yang ditempati korban sedang direnovasi.

Kemudian sepasang sandal yang sempat dipakai korban menjelang jatuh juga dikatakan Akhyar diamankan sebagai barang bukti penyelidikan.

Selain itu, Akhyar juga mengatakan telah meminta keterangan dua orang saksi. Keduanya merupakan penghuni kosan yang kebetulan berada di lokasi kejadian saat peristiwa terjadi.

"Tapi saksi ini tidak melihat langsung korban terjatuh, nggak-nggak melihatnya langsung. CCTV juga tidak ada di lokasi," tandasnya.

Saat ini mahasiswi semester enam jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Surabaya sudah dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan.

"Ya [jenazah] sudah dibawa ke Madura," tutupnya.