Jadi Korban Begal Payudara, Karyawati di Mojokerto Kejar dan Rekam Pelaku

Pelaku begal payudara di Mojokerto
Sumber :
  • Viva Jatim/M Luthfi

Mojokerto, VIVA Jatim – Kabar seorang karyawati di Mojokerto menjadi korban begal payudara beredar di media sosial. Korban sempat berusaha melakukan pengejaran dan berhasil merekam pelaku menggunakan kamera ponsel. 

img_title Media Sosial Dominasi Konsumsi Informasi, Media Lokal Perlu Ubah Strategi Bisnis

Meski tidak berhasil menangkap pelaku, korban berhasil merekam identitas sepeda motor dan ciri-ciri pelaku. Kasus begal payudara ini telah dilaporkan ke Polres Mojokerto. 

Informasi aksi begal payudara itu pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Ajis Sahoeng di Grup Info Lantas Mojokerto pada Kamis, 10 April 2025. Disebutkan peristiwa itu terjadi tadi pagi sekitar pukul 06.30 WIB. 

img_title Balita dan Ibu Tertimpa Middle Sound Horeg Saat Karnaval di Mojokerto, Begini Kondisinya

“Mohon ijin mohon untuk para perempuan berhati" saat berkendara sendiri ...ini tadi ada temen saya cewek habis pulang kerja sekitar pukul 05.30 pagi tadi jadi korban begal payudara di sekitar depan SMKN 1 Pungging.

Sempet dikejar korban sampai selatan Hotel WK terus pelaku sempat menghindar lagi dan korban tidak bisa mengejar pelaku lagi,” tulis keterangan dalam postingan tersebut. 

img_title Penggunaan Media Sosial Kian Dominan di Kalangan Anak-Anak, Ini Risikonya

Tak lama, postingan Ajis Sahoeng dihapus. Namun, akun Imam memposting tangkapan layar unggahan Ajis Sahoeng. 

Setelah ditelusuri, korban aksi begal ini adalah perempuan berinisial SR (24) warga Desa Mojosulur, Kecamatan Pungging, Mojokerto. SR bercerita, mulanya ia melaju dari arah timur ke barat atau dari arah Ngoro ke Pungging sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, ia sedang dalam perjalanan pulang sift malam di pabrik kawasan Ngoro Industri Ngoro (NIP). 

Setibanya di simpang 4 Habibi, ia berbelok arah utara atau arah Mojosari. Tiba-tiba dipepet oleh pelaku dari sisi kanan. 

“Tiba-tiba ada yang menyerempet, terus memegang payudara saya,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis, 22 April 2025. 

Mendapat pelecehan seksual itu, SR sempat meneriaki pelaku. Namun teriakan SR tak ada yang menghiraukan lantaran kondisi arus lalu lintas masih sepi. 

Pelaku tancap gas ke arah utara usai beraksi. Tak tinggal diam, SR berusaha mengejar pelaku dengan motor PCX putih yang dikendarainya. 

SR mengejar pelaku hingga Hotel Wonokerto (WK) Desa Sekargadung, Pungging. Ia bahkan sempat merekam motor dan wajah pelaku. 

“Saya rekam di sekitar Hotel WK,” kata. 

Halaman Selanjutnya
img_title