Agenda Pertama AMIN Jika Dilantik Presiden, Tetapkan Syaikhona Kholil Pahlawan Nasional

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar disambut santri di Bangkalan
Sumber :
  • VIVA Jatim/A Toriq A

Bangkalan, VIVA Jatim - Calon Wakil Presiden RI, nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Gus Imin mengaku masih mempunyai agenda perjuangan pesantren. Salah satunya menetapkan Syaikhona Kholil Bangkalan sebagai pahlawan nasional.

img_title Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik

"Kita punya agenda lagi, Hadratus Syaikhona Kholil belum ditetapkan sebagai pahlawan nasional," kata Gus Imin saat Pondok Pesantren Syaikhona Mohammad Cholil Bangkalan Madura, Rabu 1 Januari 2024 malam.

Cicit pendiri NU KH Bisri Syansuri ini berjanji jika nantinya pihaknya terpilih dan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden maka salah satu agenda awalannya yakni menetapkan Syaikhona Kholil Bangkalan sebagai pahlawan nasional.

img_title Diskusi Kiai Imjaz dan Gus Muhaimin tentang Masa Depan PBNU Jelang Muktamar

"Tugas saya sama Mas Anies begitu dilantik langsung mengangkat Syaikhona Kholil sebagai pahlawan nasional," paparnya.

Ketua Umum PKB ini mengaku, sebagai bagian dari kaum bersarung, adalah suatu kehormatan jika nantinya pihaknyalah yang mendapat kesempatan menetapkan tanda pahlawan nasional kepada Syaikhona Kholil Bangkalan.

img_title Gus Muhaimin Optimis Haji 2026 Sukses

"Jadi kita merasa terhormat kalau yang mengesahkan [pahlawan nasional] justru namanya Anies-Muhaimin," ujarnya.

Gus Imin menyampaikan, sejak reformasi semua pihak mengakui pesantren jadi kekuatan sejarah sekaligus melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Indonesia.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk membantu kemajuan pesantren.

“Kita terus mendorong semua pemerintah daerah membuat perda-perda yang menopang dan membantu pesantren tumbuh,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa AMIN menang pada Pilpres 2024 ini akan menambahkan Dana Abadi Pesantren.

"Kita juga menyiapkan, kemarin sudah berhasil membuat Dana Abadi Pesantren baru Rp2 triliun, kecil sekali dibanding Pesantren puluhan ribu di tanah air kita ini,” tuturnya.

“Insyaallah AMIN menang kita akan besarkan Dana Abadi Pesantren yang menjadi peningkatan mutu dan kualitas pesantren kita. Untuk apa? tentu yang pertama peningkatan mutu dan kualitas pendidikan pesantren kita kurikulumnya standar pengajarannya ini teraturnya kualitas gurunya ini prioritas disusul infrastruktur sarana prasarananya,” pungkasnya.