Bukan Militer Negara Lain, KSAD Ungkap Ancaman Serius Pertahanan Indonesia

KSAD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Sumber :
  • Viva.co.id

Surabaya, VIVA Jatim – Sebagai negara yang terus berkembang, Indonesia tidak lepas dari ancaman serius di bidang pertahanan. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkap sebuah fakta tentang masalah yang lebih kritis yang bisa saja mengancam pertahanan NKRI.

Untuk Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kebon Agung Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong

Menurut Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, ancaman terhadap pertahanan negera saat ini sebenarnya bukan dari ancaman militer negara luar. Tapi ancamannya adalah datang dari kebutuhan pangan.

"Seperti yang sering didengungkan oleh Menteri Pertahanan bahwa kebutuhan pangan kita jauh lebih kritis dari ancaman militer kita," kata mantan Panglima Kostrad itu, dikutip dari VIVA, Minggu, 21 April 2024.

Perkuat Ketahanan Pangan, TNI AD Luncurkan Program Pipanisasi di Bawean

Jenderal TNI Maruli menuturkan, sejauh ini bahkan sudah sejak lama, TNI Angkatan Darat khususnya memang telah berkonsentrasi untuk mengatasi masalah ancaman kebutuhan pangan yang kritis.

Upaya yang telah dilakukan TNI sejauh ini membuka lahan-lahan pertanian yang baru bersama dengan Kementerian Pertanian dan masyarakat.

Pipanisasi di Bawean, Pj Gubernur Adhy Optimistis Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Nah masalah pangan ini tidak bisa dianggap sebelah mata, sebab jika kebutuhan pangan telah tercukupi maka akan berpengaruh sekali pada situasi pertahanan Indonesia.

"Kita gak mungkin bisa bikin alutsista pertahanan sendiri untuk bertahan dengan wilayah yang seluas ini. Karena itulah konsep pertahanan perlawanan rakyat semesta menjadi pilihan," kata Jenderal TNI Maruli.

Halaman Selanjutnya
img_title