Terungkap, Motif Pelaku Curi Motor di Mojokerto untuk Main Judi Slot
- M Lutfi Hermansyah/Viva Jatim
Mojokerto, VIVA Jatim – Polisi mengamankan dua pencuri sepeda motor di Desa Simongangrok, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto. Pelaku nekat mencuri untuk bermain judi slot.
Pengakuan itu disampaikan oleh pelaku eksekutor, Akbar Setya Pambudi (21) usai diperiksa secara intensif Unit Reskrim Polsek Dawarblandong. Akbar beraksi bersama Arifin (41). Keduanya warga Kecamatan Kedamean, Gresik.
Kapolsek Dawarblandong Iptu Bakir mengatakan, Akbar menjual Honda Beat nopol S 3715 VE milik korban setelah berhasil membawa kabur. Motor tersebut dijual kepada seseroang di Surabaya senilai Rp4,4 juta.
“Hasil penjualan digunakan main judi slot. Sisanya tinggal Rp 650 ribu,” katanya saat konferensi pers di Polsek Dawarblandong, Kamis, 16 Mei 2024.
Akibat perbuatan mereka, korban mengalami kerugian senilai Rp14 juta. Saat ini polisi masih memburu penadah motor tersehut.
“(Keberadaan) motor korban masih kita selidiki. Korban mengalami kerugian senilai Rp14 juta,” ujar Bakir.
Hasil pemeriksaan, tersangka Akbar diketahui telah 4 kali melakukan pencurian di Gresik dan 1 kali di wilayah Dawarblong, Mojokerto. Sementara, Arifin dua kali mencuri motor bersama Akbar. “Akbar merupakan residivis dan 2 kali dipenjara,” tandas Bakir.
Sebelumnya diberitkan, pencurian motor terjadi di Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto pada Rabu, 15 Mei 2024 sekitar pukul 09.00 WIB. Ada dua pelaku, yakni Akbar dan Arifin.
Pencurian bermula ketika korban bernama Putra (14) memarkir sepeda motor Honda BeAT di teras rumah Sanusi. Kemudian Putra bermain PS di dalam rumah.
Mengetahui motornya menyala, korban seketika berlari keluar rental dan meneriaki kedua maling tersebut. Mendengar teriakan itu, kedua pelaku melarikan diri dengan motor yang mereka tumpangi.
Arifin menggunakan motor honda Scoopy hijau tanpa pelat sebagai sarananya mencuri. Sementara, Akbar mengendarai motor korban yang berhasil diembat.
Namun apes bagi Arifin, motor yang dia tumpangi justru gagal menyala. Terrnyata smart key (kunci remot) motor terbawa oleh Akbar yang telah kabur lebih dulu.
Mendengar teriakan korban, warga pun berbondong-bondong meringkus pelaku. Tak sekadar ditangkap, pelaku juga dihadiahi bogem mentah hingga tendangan dari beberapa warga.
Usai diringkus, Arifin langsung digelandang ke rumah kepala dusun setempat. Tak berselang lama, petugas dari Unit Reskrim Polsek Dawarblandong datang ke lokasi untuk dibawa dan diinterogasi di Mapolsek.