Polwan Bakar Suami di Mojokerto Dituntut 4 Tahun Bui

Sidang pembacaan tuntutan JPU di PN Mojokerto
Sumber :
  • M Lutfi Hermansyah

Mojokerto, VIVA Jatim – Polwan bakar suami di Mojokerto, Briptu Fadhilatun Nikmah alias Dila, dituntut 4 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). Jaksa menilai, Dila terbukti melakukan kekerasaan dalam rumah tangga terhadap suaminya,,Briptu Rian Dwi Wicaksono hingga menyebabkan meninggal dunia. 

img_title Eksepsi Ditolak Penasihat Hukum Santoso: Saatnya Pembuktian Sesuai Fakta

Tuntutan dibacakan JPU Ismiranda Dwi Putri di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, Selasa, 17 Desember 2024. Sidang ini dipimpin Ketua Mejelis Hakim Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja. 

Dila mengikuti sidang secara daring dari Polda Jatim. Sedangkan dua penasihat hukumya dari Bidkum Polda Jatim, AKBP Dewa Ayu dan Iptu Tatik hadir langsung di persidangan. 

img_title Jaksa Minta Hakim PN Mojokerto Tolak Pledoi Alvi Maulana Pemutilasi Pacar

Dalam tuntutannya, Ismiranda menyatakan, Dila terbukti melanggar pasal pasal 44 ayat (3) UU RI nomor 23 tahun 2004 Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).

“Menjatuhkan pidana terhadap Fadhilatun Nikmah dengan pidana penjara selama 4 tahun dikurangi masa tahanan,” kata Ismiranda saat membacakan surat tuntutan. 

img_title Perkara Pesta Gay Surabaya Mulai Disidangkan, Total 34 Terdakwa Diadili

Tuntutan tersebut mempertimbangkan beberapa keadaan. Keadaan yang memberatkan, perbuatan Dila membuat korban meninggal dunia dan meresahkan masyarakat. 

“Hal yang meringankan, Ibu korban telah memaafkan perbuatan terdakwa di depan persidangan, terdakwa merupakan tulang punggung bagi keluarganya,,bersikap sopan selama persidangan, mengakui perbuatannya dan belum pernah dihukum,” ungkap Ismiranda.

Atas tuntutannya ini, terdakwa berencana akan mengajukan pledoi atau nota pembelaan pada agenda sidang lanjutan. 

“Nanti tanggal 7 (Januari 2025) kami akan sampaikan pembelaan secara tertulis dan dari pihak Fadhila juga menyampikan pembelaanya secara lisan,” kata penasihat hukum Dila, Iptu Tatik. 

Dalam perkara ini, JPU menerapkan dakwaan tunggal terhadap Briptu Dila, yaitu pasal 44 ayat (3) UU RI nomor 23 tahun 2004 Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT). Karena anggota SPKT Polres Mojokerto Kota itu membakar suaminya, Briptu Rian.

Briptu Dila menikah dengan Briptu Rian pada Februari 2021. Pasangan polisi ini mempunyai 3 anak. Mereka tinggal di Asrama Polisi Blok J nomor 1, Jalan Pahlawan, Kelurahan Miji, Kranggan, Kota Mojokerto. Briptu Rian berdinas di Satsamapta Polres Jombang.

Pembakaran terjadi di garasi aspol tersebut pada Sabtu, 8 Juni 2024 sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu, Briptu Dila memborgol tangan kiri suaminya ke tangga lipat di dalam garasi. Ia lantas menyiram tubuh suaminya dengan Pertalite. 

Halaman Selanjutnya
img_title