Banjir Luapan Bengawan Solo Rendam Ratusan Rumah dan Sekolah di Lamongan

SDN 1 Pelangwot, Kecamatan Laren, Lamongan terendam banjir
Sumber :
  • VIVA Jatim/Imron Saputra

Lamongan, VIVA Jatim – Banjir akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo di lima kecamatan di Kabupaten Lamongan merendam ratusan rumah, pada Kamis 27 Februari 2025. Banjir dengan ketinggian air bervariasi dari 20 sampai 70 centimeter itu juga menggenangi sejumlah sekolah.

Hujan Deras Sebabkan 11 Desa di Tuban Kebanjiran

Lima kecamatan yang terendam banjir tersebut yakni Kecamatan Babat, Laren, Maduran, Karanggeneng dan Karangbinangun.

Plh Kepala Pelaksana BPBD Lamongan Joko Raharto mengatakan, selain banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Bengawan Solo, banjir akibat intensitas hujan yang tinggi juga mengakibatkan beberapa Kecamatan seperti Kedungpring, Lamongan, Sukodadi dan Mantup. Banjir kini sudah surut.

Waspadai Cuaca Ekstrim, Sejumlah Pohon di Lamongan Tumbang Diterjang Angin Kencang

"Akibat curah hujan yang tinggi debit Air Sungai Bengawan Solo dan sungai Bengawan Jero yang mengalami tren kenaikan yang memasuki level Siaga Hijau - Siaga Merah mengakibatkan air meluber ke area ruas jalan desa, permukiman warga dan lahan pertanian," kata Joko.

Selain rumah warga, lanjut dia, banjir juga menggenangi jalan dan juga area pertanian milik warga.

4 Kecamatan di Lamongan Diterjang Angin, Akses Jalan Ditutup hingga Puluhan Rumah Rusak

Untuk menanggulangi hal ini, BPBD Kabupaten Lamongan telah berkoordinasi dengan unsur jajaran terkait, termasuk melakukan assignment ke lokasi kejadian, mengirimkan logistik bahan banjir untuk penanganan darurat.

"Kami bersama warga melakukan gotong royong guna mengantisipasi air masuk ke area permukiman dengan melakukan pembendungan menggunakan gedeg guling, bongkotan dan karung yang diisikan tanah atau pasir," pungkasnya.