Dua Siswa Tulungagung Ini Harus Melaksanakan Ujian di Lapas

Pelaksanaan PSAJ siswa SMK di Lapas Tulungagung.
Sumber :
  • Viva Jatim/Madchan Jazuli

Tulungagung, VIVA JatimPenilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) kali ini berbeda yang dialami oleh dua siswa asal Tulungagung. BK dan FAN harus mengikuti ujian sembari berada di Lapas Kelas IIB Tulungagung gegara kasus yang ia lakukan.

img_title 32 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tulungagung Langsung Bebas Usai Dapat Remisi Kemerdekaan

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana, Anak Didik, dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik Giatja) Lapas Kelas IIB Tulungagung, Rizal Arbi Fanani mengatakan, dua orang tahanan tersebut adalah BK asal SMKN 1 Bandung dan FAN asal SMKN 1 Rejotangan.

"Untuk perkara siswa dari SMKN Bandung tahanan dengan perkara UU Darurat. kemudian untuk FAN perkara Perlindungan Anak," ujar Rizal Arbi Fanani, Selasa, 15 April 2025.

img_title Dinilai Baik dalam Keterbukaan Informasi, Lapas Tulungagung Diganjar Penghargaan oleh PWI

Pihak Lapas Tulungagung memberikan fasilitas berupa ruangan untuk melaksanakan ujian. Yaitu selama dilaksanakan pada Kamis 10 April sampai Selasa 22 April 2025, sebanyak 15 mata pelajaran.

"Kalau jamnya menyesuaikan dari pihak sekolah," pungkasnya.

img_title Konsisten Pembinaan WBP, Lapas Tulungagung Sabet Juara Umum Perkemahan Pemasyarakatan 2025

Sementara, Guru BK SMKN 1 Rejotangan, Puguh Priadi Eko Saputro menerangkan untuk materi kemarin yang diujikan Penjasorkes dan Informatika. Siswa yang sudah duduk di kelas XII itu melaksanakan ujian PSAJ mulai kemarin tanggal 10 sampai 22 April 2025, yakni berjalan lima hari.

Puguh menerangkan ujian kali ini untuk menentukan kelulusan. Berhubung sekolah menengah kejuruan yang ada praktek, siswa tersebut sudah melakukan ujian sebelum perkara terjadi.

"Lha ini juga agenda terakhir dari sekolah. Prakteknya sebelum ada kejadian," papar Puguh Priadi Eko Saputro.

Dirinya mengaku tidak ada kendala sama sekali dalam pelaksanaan PSAJ. Sedangkan untuk proses belajar ujian dilaksanakan mandiri sebelum berlangsungnya PSAJ.

"Kalau pelajaran besok, belajar sebelumnya kalau buku-bukunya (dari sekolah) tidak ada," tandasnya.