Gegara Produksi Sandal Mirip Sky Way, Pria Ini Digugat di Pengadilan

Gegara sandal, Liem Poo Tung digugat ke pengadilan
Sumber :
  • Nur Faisal/Viva Jatim

Jatim – Gegara perkara sandal, pria bernama Liem Poo Tung digugat ke Pengadilan Niaga (PN) Surabaya. Ia digugat oleh PT Siantar Madju (SM). Selaku pemilik merek sandal Sky Way, PT SM memohon kepada pengadilan. Supaya, pendaftaran sandal merek Skyrubble milik Liem dibatalkan.

img_title Bos BPI Banding Usai Divonis Bersalah, Pengacara: Ada Prinsip Hukum Harus Diuji

Dalam gugatannya, PT SM menyebut merek Skyrubble dinilai sama dengan merek mereka, yakni Sky Way. PT SM beralasan, terlebih dulu mendaftarkan brandnya ke Dirjen Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham.

Penasihat Hukum PT Siantar Madju, Merine Harie Saputri menjelaskan, kliennya menggugat Liem Poo Tung gegara merek Skyrubble mirip dengan Sky Way. Ia mengklaim, telah didaftarkan PT Siantar Madju sedari 1980.

img_title Santoso Utomo Dituntut 2 Bulan Penjara, Penasihat Hukum: Tak Ada Bukti Niat Jahat

"Kami yakin ada persamaan pada pokonya dengan merek milik saudara Liem Poo Tung," kata Merine saat ditemui usai sidang di PN Surabaya, Selasa, 14 Maret 2023.

Oleh karena itu, ia mewakili kliennya, PT SM, untuk meminta merek Skyrubble yang didaftarkan untuk dibatalkan. Sebab, diklaim sama dengan merek kliennya, Sky Way.

img_title Hati-hati Pinjamkan Identitas untuk Kredit Motor, PN Surabaya Vonis Erni Purwanti 13 Bulan Penjara

Kendati demikian, ia enggan menjelaskan secara detail perihal itu. "Kami tidak bisa berpendapat lebih lanjut, menunggu putusan dari majelis hakim," imbuhnya.

Sementara itu, pengacara Liem, yakni Joni Iwansyah menuturkan, merek sandal Skyrubble sudah didaftarkan kliennya. Bahkan, ia mengklaim telah terdaftar di daftar umum merek di tahun 2008. 

"Untuk menggugat, maksimal 5 tahun sejak merek didaftarkan. Gugatan itu telah melampaui batas waktu," ujarnya.

Joni menegaskan, merek Skyrubble berbeda dengan Sky Way milik PT SM. Menurutnya, Skyrubble terdiri dari satu kata. Sementara, Sky Way terdiri dari 2 suku kata.

Joni menyatakan, persamaan merek harus dilihat dari pelbagai aspek. Diantaranya warna, bentuk, tulisan, hingga letak tulisan sekali pun.

"(Merek) Skyrubble sudah lebih 17 tahun sejak 2008 terdaftar. Tapi, baru sekarang digugat. Susunan kata dan pelafalan pun berbeda loh," ungkapnya.

Maka dari itu, Joni menerangkan, pendaftaran merek yang dianggap mirip dengan produk yang sama boleh dilakukan. Kendati, ada merek sejenis yang terlebih dulu terdaftar sekali pun.

"Asal ada nama pembeda, misal sebelumnya ada merek Holiday, lalu ditambah Holiday in Paradise," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
img_title