Akibat Ulah Sindikat Pencuri Kabel di Mojokerto, PLN Rugi Ratusan Juta

Manajer PLN UPT 3 Mojokerto dan Polres Mojokerto Kota
Sumber :
  • M. Lutfi Hermansyah/Viva Jatim

Mojokerto, VIVA JATIM - Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP3 Mojokerto harus menanggung  kerugian ratusan juta. Kerugian itu disebabkan  ulah sindikat pencuri kabel di 42 gardu trafo. Kini, sindikat pencuri kabel PLN itu telah ditangkap polisi dan mendekam di Rutan Polresta Mojokerto

img_title PLN Jatim Raih 4 Penghargaan di Surabaya Marketing Week 2026

Manajer PLN UPT 3 Mojokerto, Yudi Lordianto menyampaikan, dari 42 gardu trafor, para pelaku  paling banyak menyasar di wilayah Kabupaten Mojokerto. Selain kerugian materiil, terdapat kerugian  pula kerugian energi yang tidak terjual kepada pelanggan. Diperkirakan mencapai Rp 207 juta. 

"Ini Mojokerto saja. Belum wilayah kami yang Jombang dan Nganjuk," katanya kepada wartawan usai konferensi pers ungkap kasus pencurian kabel PLN di Aula Mapolresta Mojokerto, Rabu, 5 Juli 2023. 

img_title PLN Jatim Luncurkan Program EVplore di Museum Galeri Seni SBY-Ani Pacitan

PLN UP3 Mojokerto membawahi empat daerah yaitu Kota dan Kabupaten Mojokerto, Kediri, serta Ngajuk. Menurutnya, kejadian serupa tidak hanya terjadi di Mojokerto. Diseluruh daerah di Jawa Timur juga ada kejadian serupa. 

"Ini pengungkapan pertama di wilayah Jawa Timur. Sehingga saya mengapresiasi kinerja Polresta Mojokerto. Kejadian pencurian kabel suda berlangsung sejak bulan Mei, Juni, Juli," tuturnya. 

img_title PLN Jatim Tambah Lagi 6 SPKLU, 5 di Tol Solo - Ngawi

Yudi menjelaskan, di wilayah Mojokerto terdapat 5000 gardu trafo. Pihaknya selama ini telah menerjunkan personil melaksanakan patroli sebagai upaya antisipasi. Patroli dilaksanakan pada jam-jam rawan yaitu dini hari. Namun, para pelaku sebenarnya juga sudah memantau keberadaan petugas. Sehingga, ketika petugas pergi, pelaku mulai melancarkan aksinya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa-desa terkait dengan maraknya pencurian kabel. Petugas menyampaikan ciri petugas resmi yang sedang memperpebaiki aliran listrik di gardu trago. 

"Petugas kami itu pasti memakai atribut perusahaan atau mitra pln, pasti menggunakan helm APD, sarung tangan, rompi identitas perusahaan atu PLN, kemudian sepatu safety, " ungkap Yudi. 

Ia sangat berharap masyarakat melaporkan apabila mendapati sekelompok orang mencurigakan di gardu PLN. 

"Kita harapkan kontrbusi masyarakat. Kalau ada yang mencurigakan bisa melapor ke Polsek atau call center kami," tandas Yudi. 

Yudi mengatakan, para pelaku mencuri kabel yang berfungsi menghubungkan transformator distribusi dengan papan hubung bagi tegangan rendah (PHB TR) di gardu PLN. Setiap gardu Kabel listrik ukuran 150 milimeter dengan panjang 9 meter. 

Halaman Selanjutnya
img_title