Kader IPNU Diminta Ambil Peran Mengawal Pilpres 2024
- Nur Faishal/Viva Jatim
tidak menampik sejumlah kader dalam memenangkan calon tertentu di sejumlah daerah, namun hal itu dilakukan secara Individu dan tetap menjaga marwah organisasi yang tidak terafiliasi pada politik praktis.
“Dalam kecenderungan tertentu hal itu sebagai hak demokrasi secara individu, namun kami tetap mengingatkan para kader tugas utama kita menjaga marwah organisasi tidak dilibatkan dalam politik praktis” tegasnya.
Pihaknya juga mengingatkan agar para kader tidak larut dalam suasana politik, PW IPNU Jatim tetap mendorong para kader untuk menghadirkan situasi politik yang damai dan demokratis, tidak melakukan ujaran kebencian dalam perbedaan pilihan serta memilih berdasarkan gagasan dan program jangka Panjang yang berpihak.
“Perintahnya tetap ambil peran dalam pilpres yang damai, terlibat aktif dalam wacana pilpres yang demokratis, memilih berdasarkan gagasan dan program jangka Panjang dan berpihak pada kepentingan nasional” pungkasnya.
Dalam Simposium Hari Santri Nasional yang diikuti par Ketua Cabang se-Jawa Timur tersebut, turut hadir KH. Munsif Nahrowi sebagai narasumber yang merupakan Sekretaris Umum PP IPNU mendampingi Prof. KH. Tolchah Mansur yang merupakan Ketua Umum IPNU pertama.