Polres Tulungagung Usut Kasus Limbah PG Mojopanggung

AKP Agung Kurnia Putra
Sumber :
  • VIVA Jatim/Madchan Jazuli

Jatim – Polres Tulungagung akan mengusut kasus banjir bercampur limbah Pabrik Gula (PG) Mojopanggung dengan memeriksa sejumlah saksi. Baik warga maupun pihak pabrik.

img_title Pengunjung Meninggal Usai Keluar Wahana Rumah Hantu di Tulungagung, Polisi Selidiki

"Sementara masih lidik dan kordinasi dengan DLH (Dinas Lingkungan Hidup). Karena yang bisa menentukan pencemaran atau bukan itu dari DLH," kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agung Kurnia Putra, Senin 31 Oktober 2022.

Dalam seminggu terakhir, warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Kauma, Kabupaten Tulungagung, mengalami gatal-gatal pada kulit dan diare akibat terkena banjir bercampur limbah PG Mojopanggung. Bukan hanya warga, banyak hewan juga mati.

img_title Ratusan Warga Demo PTPN di Kediri, Pertanyakan Status HGU Ribuan Hektare Lahan

Sejauh ini, kata AKP Agung, pihaknya belum bisa menyebutkan pasal apa yang akan dijeratkan kepada pihak yang bersalah. Sebab, masih menunggu hasil investigasi kebenaran limbah dan takaran limbah yang berdampak ke warga dari intansi terkait. 

"Sementara belum ada pasal. Kita masih pendalaman. Karena masih menunggu hasil dari Dinas LH," tandasnya.

img_title Dowa Eco System Indonesia Raih Peringkat PROPER Biru dari Kemen LH

Sementara, Direktur Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Mangkubumi, Muhammad Ichwan bahwa bila limbah tersebut diatas baku mutu dan terbukti dari PG bisa dipidana. Kuncinya DLH harus transparan dan kredibel dalam melakukan pengecekan hasil limbahnya.

"Harus bertanggung jawab pihak PG untuk memulihkan lingkungan dan pada warga yang terdampak," tegas Muhammad Ichwan.

BACA: Pemukiman Warga Terendam Limbah, PG Mojopanggung Berpotensi Dipidana

Sebelumnya, pihak PG Mojopanggung mengakui jika limbah pabriknya bocor dan masuk ke pemukiman warga akibat dampak alam. Air sungai yang meluap dan Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang keluar mencemari permukiman warga.

PG Mojopanggung berjanji akan mengecek lokasi dan melakukan penyumbatan-penyumbatan agar tidak terjadi luberan air limbah.