JDIH Gresik Gunakan Teknologi AI untuk Permudah Layanan Masyarakat

JDIH Gresik Gunakan Teknologi AI untuk Layanan masyarakat
Sumber :
  • VIVA Jatim/Tofan Bram Kumara

Gresik, VIVA Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memperkenalkan inovasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) sebagai komitmen meningkatkan layanan publik dengan memanfaatkan teknologi terkini.

img_title Gerakan Pangan Murah, Upaya Pemkab Gresik Jaga Harga Sembako dan Inflasi

Inovasi ini terinspirasi dari permasalahan yang kerap muncul di masyarakat dalam kaitannya dengan produk-produk hukum yang kerap dianggap rumit. Diharapkan bisa memudahkan masyarakat dalam mengakses dan memahami produk hukum yang dikeluarkan oleh Pemkab Gresik.

Dengan teknologi AI yang diterapkan pada JDIH, masyarakat kini dapat melakukan pencarian produk hukum dengan lebih mudah dan efisien. Sistem AI yang canggih tersebut mampu memahami konteks pencarian dan memberikan hasil yang relevan dalam waktu singkat.

img_title Mekari Officeless Kenalkan Lapisan AI agar Aplikasi Tetap di Bawah Pengawasan Tim TI

Hal ini tentunya akan sangat membantu masyarakat, akademisi, dan praktisi hukum yang memerlukan akses cepat dan akurat terhadap peraturan daerah, keputusan, dan dokumen hukum dari Pemkab Gresik.

Kepala Bagian Hukum Pemkab Gresik Muhammad Rum Pramudya menjelaskan bahwa kedepan fitur AI tersebut akan dikembangkan dengan basis WhatsApp (WA). Dengan begitu, berharap masyarakat bisa lebih mudah mengakses seluruh aturan daerah yang dibutuhkan.

img_title Pelayanan Kesehatan Bawean Terkendala Generator Oksigen, DPRD Gresik Usulkan Pengadaan pada 2027

"Kedepan akan kita kembangkan fitur AI dengan basis whatsapp (WA). Karena WA sudah sangat lazim digunakan masyarakat," tegasnya, Selasa, 25 Juni 2024.

Pemkab Gresik juga telah melengkapi website JDIH dengan fitur chatbot AI. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dan mendapatkan informasi seputar produk hukum melalui percakapan dengan chatbot.

"Chatbot AI ini dirancang untuk menjawab pertanyaan secara real time, memberikan panduan navigasi dalam situs JDIH, serta membantu pengguna menemukan dokumen yang mereka butuhkan tanpa harus melalui proses pencarian manual yang kompleks," terangnya.

"Cara kerjanya cukup mudah, masyarakat tinggal mengetik kata kunci mengenai produk hukum yang dicari, kemudian AI akan memberikan rekomendasi produk hukum yg relevan," imbuhnya.

Inovasi lainnya yang dihadirkan adalah pemanfaatan AI untuk pembuatan abstrak dokumen hukum. Fitur ini memungkinkan pembuatan ringkasan otomatis dari dokumen hukum yang panjang, sehingga pengguna dapat memahami inti dari dokumen tersebut dengan cepat dan efisien. 

Halaman Selanjutnya
img_title