Kasus PMK di Lamongan Berhasil Dikendalikan, 946 Sapi Dinyatakan Sembuh

Ilustrasi sapi yang mendapatkan perawatan dari petugas kesehatan hewan.
Sumber :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Surabaya, VIVA Jatim – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ribuan sapi milik para peternak di Kabupaten Lamongan akhirnya berhasil dikendalikan. Total ada sebanyak 946 ekor sapi yang terpapar penyakit PMK tersebut berhasil disembuhkan.

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan Tanggal 1 Maret 2025, Idul Fitri dan Idul Adha Kapan?

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnaskeswan) Lamongan, Shofia Nurhayati mengatakan, total ada 1557 ekor sapi yang terpapar penyakit PMK. Dari jumlah itu, sebanyak 946 sembuh.

Pemkab Lamongan, kata Shofia optimis dapat terus menurunkan tren penyakit tersebut dan berencana membuka pasar hewan yang sebelumnya ditutup akibat wabah penyakit PMK tersebut.

Harga Beras Naik Tipis di Tulungagung Dampak Penetapan HPP GKP

"Dari jumlah 1557 itu, 99 ekor mati, 89 potong bersyarat, dan 423 ekor masih tahap pemulihan dan 946 berhasil disembuhkan. Dan ada rencana untuk kembali membuka pasar yang sebelumnya ditutup," kata Shofia. 

Shofiah mengatakan, pasar hewan ditutup sejak bulan Januari 2025 dan akan dibuka buka. Pembukaan pasar hewan tersebut masih menunggu persiapkan surat pencabutan surat edarnya (SE).

Warga Keluhkan Bau Limbah Pabrik Rokok, bikin Anak Bolak-balik ke Dokter akibat Sesak Nafas

"Syukur mendekati bulan Suci Ramadan, PMK bisa melandai dan terkendali. Untuk vaksin terus kita gencarkan," pungkasnya.