Polisi Ringkus 2 Peracik dan 1 Pengedar Obat Mercon di Mojokerto, Pelaku Ngaku Belajar dari YouTube

Polisi meringkus 2 peracik dan 1 pengedar obat mercon di Mojokerto.
Sumber :
  • M Lutfi Hermansyah/Viva Jatim

Mojokerto, VIVA JatimPolisi meringkus 2 peracik dan 1 pengedar obat mercon di Mojokerto. Pelaku mengaku belajar membuat obat mercon dari tutorial Youtube. 

img_title Polisi Gerebek Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri

Pelaku peracik obat mercon adalah Mukhammad Ferdi Dwi Prasetyo (19) warga Desa Gayam, Kecamatan Bangsal dan Akhmad Danis (40) warga Desa Kepuhpundak, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto. Sedangkan 1 pengedar obag mercon yaitu Ersa Bagus Pamungkas (20) Dusun/Desa Jogoloyo, Sumobito, Jombang.

Dari ketiganya, polisi berhasil menyita 4,2 kg serbuk mercon dan 1,5 kg kalium. 

img_title Dulu Jadi Korban Pemerkosaan Lesbian, Kini Janda di Mojokerto Jadi Tersangka Penipuan

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Nova Indra Pratama mengatakan, tersangka Ferdi dan Danis ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Dlanggu di Jalan Raya Gondang, Mojokerto pada Sabtu, 1 Maret 2025 sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, petugas sedang melakukan patroli Operasi Pekat Semeru 2025. 

“Penggeledahan terhadap kedua orang tersebut dan didapati barang bukti berupa 5 bungkus plastik serbuk/obat mercon didalam tas kresek warna hitam berat kurang lebih 5 ons,” ungkapnya, Sabtu, 15 Maret 2025. 

img_title Pengakuan Maling Dapur SPPG di Mojokerto, Barang Curian Dijual Murah

Saat diinterogasi, lanjut Nova, Ferdi mengaku meracik obat mercon tersebut sendiri. Sedangkan bahan-bahannya dibeli secara online melalui aplikasi Shopee dan Tokopedia. Antara lain, berupa booster kelengkeng atau serbuk KCL, alumunium folder dan belerang. 

“Pelaku belajar secara otodidak di Yotube. Setelah diracik, serbuk tersebut kemudian dites dengan cara dibakar. Ternyata hasilnya sempurna, artinya berhasil (bisa meledak),” beber Nova. 

Ferdi mengajak Denis untuk memasarkan obat mercon racikannya. Mereka pun menjual obat mercon buatan dengan sistem cash on delivery (COD). 

Adapun barang bukti yang diamanak dari Ferdi dan Deni berupa 1 bungkus plastik berisi serbuk obat mercon berat kurang lebih 0,180 gram dan 5 bungkus berisi 0,105 gram. Juga 1 set alat timbangan meja merk GK, 1 kotak box warna merah muda, 2 tas kresek warna hitam, 2 unit ponsel VIVO 1820 dan sepeda motor honda CB15A1RRF nopol S 3941 RU beserta STNK. 

Jajaran Unit Polsek Bangsal juga menggagalkan peredaran obat mercon dari tangan Ersa Bagus Pamungkas pada 3 Maret 2025. Ia diamankan polisi saat menunggu pembeli di Desa Pacing sekitar pukul 18.00 WIB.

“Setelah digeledah, ditemukan 4 kg.Sementara, tersangka Ersa diamankan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Bangsal pada 3 Maret 2025 sekitar pukul 18.00 WIB. Ia diamankan polisi saat menunggu pembeli di Desa Pacing sekitar pukul 18.00 WIB, ia dihampiri oleh petugas Polsek Bangsal.

Halaman Selanjutnya
img_title