Bupati Mojokerto Beberkan 4 Misi Strategis Pembangunan dalam RPJMD 2025-2029
- VIVA Jatim/M Lutfi Hermansyah
Mojokerto, VIVA Jatim – Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029. RPJMD tersebut nantinya menjadi elemen vital dalam pembangunan Kabupaten lima tahun ke depan.
Digelar di Graha Maja Tama Kantor Bupati Mojokerto pada Jumat, 2 Mei 2025, Musrenbang ini diikuti jajaran forpimda, kepala OPD, Kepala Desa/Lurah, perwakilan ormas, LSM, PKK, akademisi dan instansi vertikal. Mereka dihadirkan untuk mendapatkan masukan arah pembangunan Mojerto lima tahun ke depan.
Nampak hadir pula Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Akhmad Jazuli.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Barra mengatakan, dokumen perencanaan ini merupakan arah kebijakan pembangunan lima tahunan kedepan yang bertujuan untuk mewujudkan visi daerah. Yakni, mewujudkan Kabupaten Mojokerto lebih maju, adil dan makmur.
“Untuk mewujudkan visi tersebut kami rumuskan dengan empat misi yang kami namakan Catur Abhipraya Mubarok,” kata Gus Barra.
Ia menjelaskan, Catur Abhipraya Mubarok merupakan gabungan dari bahasa Sanskerta dan bahasa Arab. Catur berarti empat, abhipraya artinya cita-cita luhur, keinginan kuat, dan Mubarok akronim dari Muhammad Albarraa-Muhammad Rizal Octavian yang artinya bertabur keberkahan.
“Kami berharap dari empat cita-cita luhur, empat cita-cita kuat, keinginan kuat, untuk menjadikan Kabupaten Mojokerto ke depan lebih berkah dan bertabur keberkahan,” terangnya.
Gus Barra mengatakan, empat misi utama yang telah dirumuskan sebagai dasar pelaksanaan pembangunan. Misi pertama adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang baik.
Kedua, mewujudkan SDM yang tangguh, cerdas, terampil, produktif dan berkarakter melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta menjaga ketenteraman masyarakat.
Ketiga, membangun kemandirian ekonomi pada semua tingkatan, koperasi dan UM (Usaha Mikro) serta BUMDes yang berbasis Masyarakat guna mewujudkan keluarga yang sejahtera.
Dan keempat, meningkatkan pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan di semua sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik dan mendukung akses sosial, budaya serta pelestarian lingkungan.
Gus Barra menambahkan, dari empat misi tersebut ada pokok-pokok program unggulan dalam 100 hari pertama maupun lima tahun ke depan.