Loker Pintar akan Diujicobakan di Masjid Al Akbar dan ITS Blockchain Center

MoU YCarry Locker dengan Indonesia Blockchain Center
Sumber :
  • Rahmat Fajar

Surabaya, VIVA Jatim-Masjid Al Akbar Surabaya dan ITC Blockchain Center akan menjadi tempat ujicoba pemasangan loker pintar berbasis teknologi dari YCarry Locker yaitu perusahaan penyewaan loker pintar berbasis teknologi dari Hong Kong Science and Technology Parks (HKSTP).

img_title Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, KADIN Jatim dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba

YCarry Locker telah melakukan kerjasama dengan Blockchain Indonesia Center lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur. Hal ini adalah langkah awal YCarry Locker masuk ke pasar Indonesia.

CEO Indonesia Blockchain Center, Hambali mengatakan untuk langkah pertam akan dilakuman ujicoba di dua tempat terlebih dahulu yaitu Masjid Al Akbar dan ITS Blockchain Center.

img_title Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba

"Kerja sama ini menjadi langkah awal peluncuran dan uji coba layanan locker digital YCarry di Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, Inovasi ini diharapkan memberikan solusi penyimpanan barang yang modern, aman, mandiri, dan terintegrasi secara digital di berbagai ruang publik seperti masjid, sekolah, universitas, pusat olahraga, dan fasilitas umum lainnya.

img_title MUI Jatim Nilai Aksi Gus Elham Ciumi Bocah Perempuan Haram

Pemilihan Kantor MUI Jatim sebagai lokasi penandatanganan MoU bertujuan untuk memperkenalkan secara langsung teknologi locker digital ini kepada para pengurus MUI serta pemangku kepentingan masjid dan komunitas keagamaan di Jawa Timur.

Penandatanganan dilakukan antara Hambali, selaku CEO Indonesia Blockchain Center, dan Jimmy Chan selaku CEO YCarry Limited- Hong Kong.

Sementara itu Jimmy Chan menegaskan komitmennya untuk mengeksplorasi peluang produksi lokal locker elektronik di Indonesia dalam rangka mendorong pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri serta mendukung ekonomi kerakyatan melalui penciptaan lapangan kerja di sektor teknologi.

Penandatanganan ini juga dilakukan setelah Jimmy Chan menjadi pembicara utama dalam acara CEO Talk bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Kolaborasi ini merupakan simbol sinergi antara inovasi teknologi global dan kebutuhan masyarakat lokal, serta bagian dari visi bersama untuk mendukung transformasi digital, kemandirian fasilitas publik, dan pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia.