Viral Polisi Salah Gerebek di Surabaya, Polda Jatim Janji Klarifikasi

Video CCTV polisi salah gerebek di Surabaya.
Sumber :
  • X @dwipurnamaw

Surabaya, VIVA Jatim – Rekaman video CCTV yang menceritakan sejumlah anggota kepolisian melakukan penggerebekan dugaan kasus narkoba yang salah sasaran di Surabaya viral di media sosial X (Twitter). Kepolisian Daerah Jawa Timur berjanji untuk mengklarifikasi itu.

img_title Polres Tuban Berstatus Kepolisian Resor Kota, Berikut Daftar Polresta di Jawa Timur

Video rekaman CCTV tersebut diposting oleh akun X @dwipurnamaw.

"Detik" penggerebekan di rumah. Yeopo pegawaimu Bos @DivHumas_Polri? Diangger ae lek gerebek," tulis akun tersebut dilihat VIVA Jatim pada Selasa, 15 April 2025.

img_title Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan 2 Pemuda Saat Konvoi Pesilat di Kendangsari Surabaya

Akun tersebut menulis bahwa lokasi penggerebekan ialah di Dukung Kupang Timur Surabaya. Peristiwa penggerebekan terjadi pada Sabtu, 12 April 2025.

Dalam rekaman, terlihat seorang laki-laki mengendarai sepeda motor merah Berhenti di depan rumah. Tak lama kemudian, pemilik rumah keluar, melewati mobil hitam dan beberapa sepeda motor yang terparkir di garasi.

img_title Coba-coba Jadi Pengedar Ekstasi, Pria Tenggumung Wetan Surabaya Ditangkap Polisi

Pemilik rumah lalu membuka pagar hitam dan terlihat bercakap-cakap dengan pria yang menunggangi motor di luar. Pemilik rumah dan pria tersebut masuk ke area garasi.

Tak lama kemudian, tiga pria lainnya menyusul masuk. Mereka menggiring pemilik rumah masuk, kemudian melakukan penggeledahan.

"Gausa sok asik PD kape nyekel tp ga ole opo". Malah aku seng rugi isin karo wong omah bos!," tulis aku tersebut. Karena nihil, keempat anggota dari Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya itu lalu meminta maaf kepada pemilik rumah.

Video tersebut memantik respons beragam dari banyak netizen. Kepala Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Suria Miftah membenarkan bahwa ada kegiatan penggerebekan oleh anak buahnya di Dukuh Kupang Timur pada Sabtu lalu.

Ia juga mengiyakan penggerebekan itu salah sasaran. Menurut Miftah, tak ada yang salah dengan penggerebekan tersebut. Apalagi, kegiatan tersebut dilakukan sesuai SOP dan dilaksanakan secara humanis.

"Anggota bersikap humanis," ujarnya kepada wartawan.

Di bagian lain, akun resmi Bidpropam Polda Jatim ikut merespons video penggerebekan salah sasaran yang viral tersebut. Bidpropam berterima kasih kepada pemilik rumah karena memberikan informasi soal itu. Bidpropam juga berjanji akan mengklarifikasi kegiatan tersebut kepada anggota yang melakukan penggerebekan.

Halaman Selanjutnya
img_title