Terpergok Mencuri di Gudang, Pria Asal Sampang Madura Ditangkap Polisi Gresik

Pelaku D saat di gelandang di Mapolres Gresik
Sumber :
  • VIVA Jatim/Tofan Bram Kumara

Gresik, VIVA Jatim – Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik mengamankan pelaku berinisial D (33) asal Sampang Madura yang melakukan percobaan pencurian dan penculikan korban TK dan FMA, Selasa, 15 Juli 2025. Pelaku lainnya masih dalam pencarian.

img_title Patroli Malam KRYD, Polres Gresik Sita 47 Botol Miras di Dua Lokasi

Kanit Resmob Polres Gresik, Ipda Andi Muh Asyraf menjelaskan peristiwa pencurian disertai penculikan tersebut terjadi pada Sabtu, 12 Juli 2025 di Mess Pergudangan Jalan Mayjend Sungkono.

Pada hari peristiwa terjadi, kedua korban yang tengah beristirahat dikejutkan dengan keadaan gudang yang harusnya terkunci, namun terlihat terbuka.

img_title Ungkap 7 Kasus Curanmor, Polres Gresik Kembalikan Motor Korban

"Kedua korban ini pun kemudian mendatangi pintu gudang itu dan dikejutkan dengan adanya mobil yang di dalamnya berisi 3 orang bermasker," ucapnya.

Terpergok dengan keberadaan kedua korban, pelaku D ini memaksa keduanya masuk mobil dan diancam untuk diam. Selanjutnya kedua korban dibawa keluar dari pergudangan dan berhenti di daerah Tugu Pahlawan Surabaya.

img_title Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gresik Tekankan Patriotisme dan Empati

Kemudian korban FMA ini mendapatkan kesempatan kabur setelah pelaku D ini lengah. FMA melarikan diri meninggalkan TK yang masih dibawa bersama pelaku, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gresik.

"Kami mengamankan 1 orang terduga pelaku di rumahnya di Kecamatan Camplong, Sampang dan beberapa barang bukti yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya," katanya.

Tim Resmob Polres Gresik membawa pelaku dan barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Motif pelaku menculik korban agar tidak melaporkan ke polisi atas aksi pencurian yang dilakukan.

"Masih penyelidikan. Untuk dua korban yang diculik sudah aman. Pihaknya saat ini juga masih memburu para pelaku lainnya," ujar Ipda Andi.