Trafo Listrik PT Semen Indonesia Meledak, Satu Pekerja Terbakar

Korban Ledakan Travo Listrik PT Semen Indonesia.
Sumber :
  • Imron Saputra

Tuban, VIVA Jatim-Sebuah travo listrik bertegangan tinggi yang berada di kawasan operasional PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban meledak, Senin 6 Juli 2026.

img_title Bejat! Kakek Setubuhi Anak Tirinya di Tuban Selama Tiga Tahun, Korban Kini Hamil

Akibat kejadian tersebut, salah seorang pekerja dilaporkan terbakar. Korban diketahui berinisial S, warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak.

Dari informasi yang didapat, kecelakaan kerja itu bermula saat korban bersama rekan kerjanya tengah melaksanakan pekerjaan preventive maintenance pada unit switchgear MV dan transformator.

img_title Profil Kapolresta Tuban Kombespol Dani, Pernah Viral Lantaran Punya Kekayaan Rp29 Miliar

Saat membuka bagian depan panel untuk mengeluarkan komponen yang akan diperiksa berlangsung normal. Namun saat pemeriksaan ke bagian belakang panel jalur kabel utama atau busbar kemudian terjadi ledakan.

Diduga ledakan itu terjadi karena kurangnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan pengawas pekerjaan, korban yang terlanjur membuka penutup jalur incoming 547 dan memasang kabel grounding.

img_title Supardi dan Anak Buahnya Dicopot Gegara Terima Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

Saat pemasangan itulah korban mengira instalasi tersebut sudah bebas tegangan, padahal, jalur tersebut diduga masih dialiri listrik bertegangan tinggi.

Korban dilaporkan mengalami luka bakar sekitar 25 persen. Meski demikian kondisi korban dalam keadaan sadar saat dievakuasi sebelum akhirnya dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSUD NU Tuban untuk menjalani penanganan medis.

Pengawas Ketenagakerjaan Jawa Timur Sub Korwil Tuban Erny Kartikasari saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, korban merupakan pekerja dari PT Swabina Gatra.

Erny sendiri mengaku belum mengetahui secara pasti kronologi ledakan travo listrik bertegangan tinggi tersebut. Hal ini, kata Erny masih butuh investigasi lebih lanjut.

"Iya memang tadi ada laporan masuk, korban dari PT Swabina Gatra. Karena baru laporan kami masih belum memberikan keterangan secara detail," kata Erny kepada VIVA Jatim.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah Senior Manager Corporate Communication PT SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata, mengaku belum mengetahui hal itu. Dharma mengaku belum memperoleh informasi mengenai kejadian tersebut.

"Maaf saya tidak mengetahui mas," ujarnya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Hal yang sama juga dikatakan Kapolsek Kerek, Iptu Kastur. Ia mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan kecelakaan kerja tersebut. Menurutnya, kepolisian masih berupaya memastikan lokasi kejadian sekaligus berkoordinasi dengan pihak perusahaan.

Halaman Selanjutnya
img_title