Cukai Hasil Tembakau bakal Naik di 2024, Ini Daftar Harga Rokok Eceran

Hasil rokok yang sudah di cethe.
Sumber :
  • Instagram @jemy.aelahh

Surabaya, VIVA Jatim – Cukai Hasil Tembakau (CHT) bakal baik sebesar 10 persen pada 1 Januari 2024. Keputusan pemerintah ini dipastikan juga berdampak terhadap harga jual rokok eceran di kalangan masyarakat bawah. 

img_title Ekonom UMM: Kenaikan CHT tak Selalu Dongkrak Penerimaan, Rokok Ilegal Perlu Diwaspadai

Dikutip dari VIVA, Rabu, 20 Desember 2023, kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor (PMK) 191/PMK.010/2022 Tentang Perubahan Kedua Atas PMK Nomor 192/PMK.010/2021 Tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok dan atau Klobot dan Tembakau Iris.

"Batasan harga jual eceran per batang atau gram dan tarif cukai per batang atau gram hasil tembakau buatan dalam negeri sebagaimana tercantum dalam Lampiran I huruf B peraturan menteri ini mulai berlaku sejak tanggal 1 Januari 2024," sebagaimana dikutip dari PMK tersebut, Selasa, 19 Desember 2023.

img_title Target CHT Naik, Bahan Baku Dibatasi, Kadin Jatim Sebut Ada Kontradiksi Kebijakan

Sehingga, dengan adanya rencana kenaikan tarif cukai tersebut, berikut batasan harga jual eceran rokok per batang yang mulai berlaku pada 1 Januari 2024 mendatang:

1. Sigaret Kretek Mesin (SKM)

img_title Industri Hasil Tembakau Kian Terjepit, Gapero Kritik Rencana Larangan Bahan Tambahan pada Rokok

a. Golongan I harga jual eceran paling rendah Rp 2.260/batang, atau naik dari 2023 yang paling rendah Rp 2.055/batang

b. Golongan II harga jual eceran paling rendah Rp 1.380/batang, naik dari 2023 yang paling rendah Rp 1.255/batang

2. Sigaret Putih Mesin (SPM)

a. Golongan I harga jual eceran paling rendah Rp 2.380/batang, naik dari 2023 yang paling rendah Rp 2.165/batang

b. Golongan II harga jual eceran paling rendah Rp 1.465/batang, naik dibandingkan tahun ini yang paling rendah Rp 1.295/batang

3. Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau SPT

a. Golongan I harga jual eceran paling rendah Rp 1.375/batang sampai Rp 1.980/batang, naik dari 2023 yang paling rendah Rp 1.250/batang sampai Rp 1.800/batang

b. Golongan II harga jual eceran paling rendah Rp 865, atau naik dari 2023 yang paling rendah Rp 720

c. Golongan III harga jual eceran paling rendah Rp 725, atau naik dari 2023 yang paling rendah Rp 605

4. Sigaret Kretek Tangan Filter (SKTF) atau Sigaret Putih Tangan Filter (SPTF) Harga jual eceran paling rendah Rp 2.260/batang, naik dibandingkan tahun ini yang paling rendah Rp 2.055/batang

5. Sigaret Kelembak Kemenyan (KLM)

Halaman Selanjutnya
img_title