Usut Dugaan Malapraktik di RS Mojokerto, Polisi Panggil Dokter dan Perawat

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Bambang Tri Sutrisno
Sumber :
  • Viva Jatim/Luthfi Hermansyah

Mojokerto, VIVA Jatim – Polisi terus mengusut dugaan malapraktik terhadap pasien Rumah Sakit Gatoel, Kota Mojokerto. Dokter dan perawat yang dilaporkan dipanggil untuk dimintai keterangan. 

img_title Remaja Dikeroyok di Kawasan Candi Brahu Mojokerto, 4 Orang Ditangkap Polisi

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Bambang Tri Sutrisno mengatakan, hingga saat ini anggotanya masih terus melakukan penyelidikan atas laporan Hery Santoso (40), suami dari korban, Nur Heni Solekah (35) Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan. 

"Saksi dari pihak pelapor sudah diperiksa. Pada saat mereka laporan, langsung itu (pemeriksaan). Keterangannya kami tulis, dia menyampaikan apa yang dialami, itu saja," katanya kepada wartawan, Jumat, 29 September 2023.

img_title Elf Hantam Sekam di Jalur Penyelamat Gotekan Pacet Mojokerto, Polisi Sebut Delapan Luka

Selain memeriksa, penyidik juga mengamankan barang bukti dari pelapor berupa kuitansi pengobatan dari RS Gatoel saat Heni berobat pada 24 September 2023 lalu. Hari dimana Heni mengalami dugaan malapraktik di IGD RS Gatoel.

"(Barang bukti) Yang sudah kita terima dari pelapor itu nota atau kuitansi pembayaran," ujar Bambang. 

img_title Pengakuan Pria di Mojokerto Tusuk Korban Gegara Kesal Ditagih Utang Istri

Masih kata Bambang, pada tahap penyelidikan pihaknya akan memanggil dokter sekaligus perawat yang menangani Heni saat di IGD. Pemanggilan itu dijadwalkan pada Sabtu, 30 September 2023.

"Saksi dari rumah sakit besok kita panggil untuk memberikan klarifikasi kepada penyidik. Informasinya dari penyidik, pihak dokter dan perawat yang menangani waktu itu, ungkapnya. 

Sejauh ini, penyidik Satreskrim Polres Mojokerto belum melakukan pemeriksaan terhadap alergi yang diderita Heni. Menurut Bambang, hal tersebut untuk saat ini masih terlalu dini. 

"Masih dini, kita sekarang masih pemeriksaan saksi. Kalau itu memang perlu pasti nanti kita lakukan," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Heni mengalami gatal-gatal dan sesak nafas usai berobat di Rumah Sakit (RS) Gatoel, Kota Mojokerto. Keluarga korban menyebut menderita alergi usai diberi obat suntik anti alergi. 

Keluarga korban menuding terjadi dugaan malpraktik yang dilakukan oleh oknum dokter RS tersebut. Sehingga ia melaporkan ke Polres Mojokerto Kota. 

Suami korban, Hery Santoso (40) mengatakan, kecurigaan dugaan malpraktek bermula saat dirinya mengantarkan istrinya berobat dan konsultasi ke RS Gatoel pada Minggu, 24 September 2023 pagi. Ketika itu, istrinya mengeluhkan sakit mual dan muntah. 

Sesampainya di IGD RS Gatoel, istrinya konsul dengan dokter yang piket. Selain itu, juga meminta diinjeksi untuk lambung dan vitamin. Namun, saat itu Heni juga disuntik obat Santegesic. 

Halaman Selanjutnya
img_title