Sederet Fakta Polisi Muda yang Viral Mainkan Sirine untuk Konten TikTok

Polisi Muda Mainkan Sirine di Tengah Macet.
Sumber :
  • VIVA

Surabaya, VIVA Jatim –Belum lama ini, publik dihebohkan oleh aksi seorang polisi muda yang memainkan sirine kendaraan dinas di tengah kemacetan. Aksi yang terekam dalam video tersebut langsung menjadi viral dan menuai perbincangan hangat di media sosial.

img_title Polemik Tarian Erotis Bondowoso Digital Days 2026, Bupati Abdul Hamid Minta Maaf

Lantas, apa saja fakta-fakta terkait peristiwa ini? Berikut adalah deretan fakta seputar polisi muda yang viral karena iseng memainkan sirine di tengah kemacetan, yang bertujuan untuk membuat konten di media sosial, sebagaimana dilansir dari VIVA pada Sabtu, 25 Januari 2025:

1. Kronologi Kejadian

img_title Video Siswa Buang MBG di Bondowoso Viral, SPPG Tumpeng Telusuri Penyebabnya

Awal mula kejadian ini melibatkan seorang polisi muda berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) yang memainkan sirine kendaraan dinas untuk tujuan hiburan pribadi, bukan dalam keadaan darurat. Dalam video yang tersebar luas, tampak polisi muda tersebut dengan sengaja menekan tombol sirine berulang kali, meskipun situasi di jalan raya sedang macet.

2. Tujuan Polisi Muda Mainkan Sirine

img_title Polisi Tangkap Maling Motor Suzuki Nex di Pohjentrek Pasuruan

Ternyata, tujuan polisi muda tersebut memainkan sirine adalah untuk membuat konten yang kemudian diunggah ke akun TikTok pribadinya. Menurut Kasubid Penmas Polda Jambi, Kompol M. Amin Nasution, video tersebut diunggah setelah sang polisi muda bermain-main dengan sirine mobil patroli yang sedang dia kendarai.

"Kronologinya, dia sedang bertugas dan iseng memainkan sirine mobil patroli. Konten tersebut lalu diunggah ke TikTok pribadinya," ujar Kompol Amin.

3. Tindakan Tegas dari Pihak Kepolisian

Setelah video tersebut viral, pihak kepolisian segera mengambil langkah tegas. Kombes Ahrie Sonta, Sekretaris Pribadi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengungkapkan bahwa oknum polisi muda tersebut telah diperiksa dan diamankan di sel tahanan. Tindakan tersebut diambil sebagai bentuk pembelajaran bagi yang bersangkutan dan juga sebagai pengingat bagi seluruh anggota kepolisian untuk menggunakan fasilitas negara dengan bijaksana.

"Ini menjadi pelajaran bagi semua. Masyarakat kini semakin peka dan kritis, dengan adanya citizen journalism yang berkembang pesat. Setiap tindakan polisi harus mencerminkan kebaikan untuk masyarakat," tulis Kombes Ahrie di akun media sosial X.

4. Reaksi Warganet: Geram dan Kritik Keras

Aksi tersebut mendapat reaksi keras dari warganet. Banyak dari mereka yang merasa geram dengan tindakan polisi muda tersebut, menilai itu sebagai bentuk penyalahgunaan kewenangan yang bisa menciptakan keresahan di tengah masyarakat. Sebagian warganet menyuarakan kekesalan mereka melalui komentar-komentar pedas di media sosial.

Halaman Selanjutnya
img_title